Kembalikan Jati Diri Karawang Sebagai Lumbung Padi Nasional

Sudah bukan rahasia lagi bahwa dari tahun ke tahun, slogan Karawang sebagai kota lumbung padi nasional semakin menghilang dari ingatan masyarakat Karawang. Geliat industri semakin membuat masyarakat Karawang semakin patuh pada nilai-nilai industrialisasi. Melihat potensinya, harusnya sektor pertanian kembali dikembangkan tentunya dengan berbagai inovasi-inovasi didalamnya.

Mengenai hilangnya jati diri Karawang sebagai kota lumbung padi nasional datang tanggapan dari Imron Muhazir, ia mengatakan bahwa Karawang mebutuhkan pemimpin yang bisa memperjuangkan nasib para petani. Pemimpin Karawang kedepanpun harusnya lebih concern pada peningkatan potensi di sektor pertanian.

“Karawang adalah kota lumbung padi, Karawang membutuhkan seorang pemimpin yang bisa memperjuangkan petani,” jelasnya.

Selain di sektor pertanian, pemimpin Karawang kedepan harus lebih concern terhadap pemberdayaan tenaga kerja asli Karawang. Ia beralasan bahwa yang harus diperhatikan adalah pemberdayaan masyarakat Karawang itu sendiri.

“Karawang membutuhkan pemimpin yang tegas dan bisa menjalankang Perda karawang dengan sebaik-baiknya, khususnya untuk masalah penyerapan tenaga kerja yang ada di kawasan industrii karawang, seperti kita tau persentasinya adalah 60% lLokal dan  40% luar,” jelasnya.

Pria yang kini berprofesi sebagai HRD tersebut juga mengatakan bahwa pemerataan dalam pembangunan wajib dilaksanakan.  Selain itu infrastruktur umum pun harus dibenahi, agar kesan kota yang maju bisa terealisasi.

“Selain itu juga kita membutuhkan figur pemimpin yang tanggap terhadap keluhan masyarakat di pedesaan dan lakukan pemerataan pembangunan infrastruktur umum,” jelasnya.

Mengenai perilaku korupsi para pemimpin Karawang, ia mengatakan bahwa masyarakat Karawang jangan mudah terlena terhadap segala pencitraan calon-calon bupati yang sekarang beredar. Masyarakat baginya harus lebih berhati-hati, karena bisa ajdi setelah dipilih oleh rakyat pemimpin tersebut malah berbuat perilaku koruptif.

“Masyarakat Karawang sendiri jangan mudah terbohongi oleh pencitraan-pencitraan yang ditunjukan oleh para calon pemimpin, masyarakat harus lebih berhati-hati lagi dalam memilih seorang pemimpin,” pungkasnya.

Ia berharap proses pilkada bisa berjalan sesuai dengan prosedur dan berjalan dengan seadil-adilnya, dan dapat melahirkan pemimpin Karawang yang berkualitas.

0 komentar:

Posting Komentar